Sulit itu Indah

    Seorang sastrawan arab pernah menulis suatu ungkapan, bahwa air itu akan tetap baik dan jernih selama ia tetap mengalir. Dan ketika berhenti mengalir, saat itulah air itu akan menjadi keruh. Tantangan yang di depan mata, memberikan pertanda akan kesuksesan yang ada di baliknya. Siapkah mengambil tantangan itu? itu tergantung pada diri Anda sendiri. Jelasnya, tantangan ada untuk menguji dan menjadikan keberhasilan lebih indah.
    Tidak percaya? Uang yang didapatkan dengan usaha sendiri akan lebih awet dibanding dengan diberi oleh orang tua. Karena, seseorang tersebut begitu bangganya telah menaklukkan tantangan dan rintangan untuk meraih beberapa rupiah. Suatu perjuangan yang luar biasa. Nah, tantangan bukan momok yang menakutkan, tapi apa ya? Ya, Anda benar! Tantangan merupakan penyemangat bagi diri Anda. Merasa tertantang, dan akhirnya merasa bergairah. Wow, ini luar biasa banget!!
    Namanya juga tantangan, pasti di dalamnya ada kesulitan. Kesulitan yang akan menguji daya tahan Anda, dan sekaligus mengajarkan kepada Anda hal-hal yang diperlukan untuk sampai kepada keberhasilan. Mungkin, selama ini ada anggapan sulit itu rumit, “ngapai capek-capek buang waktu untuk hal itu? ya, ini mungkin bukan takdirku, jadi aku pindah saja ke bidang yang lain!”. Kabar gembiranya, itu hanya ada dipikira Anda, dan 100% tidak terbukti di dunia nyata saat langkah sudah dijalankan. Karena perjalanan itu jauh, diperlukanlah keberanian untuk memulai langkah pertama, kemauan dan pengetahuan. Bekal itulah yang menemani perjalan Anda sampai ke tempat tujuan.
    Sekali lagi, Anda tidak usah mengelak dari tantangan-kesulitan yang dihadapi saat di tengah perjalanan nanti. Cukuplah Anda menerimanya, mempelajarinya dan membuat trobosan strategi baru untuk meluluh-lantahkannya. Coba bayangkan, jika Anda harus mengelak dari kenyataan akan kesulitan. Para petani garam tidak akan menuai hasil panen garamnya, jika tak mau menghadapi tantangan panennya yang berupa hujan yang mengguyur tambak garamnya. Para barisan militer penjaga keamanan negara, jika tak menghadapi ancaman serangan dari musuh, tidak akan menjadikan mereka semakin tangguh dan canggih dalam mempertahankan negara kesatuan ini.
    Sejauh tantangan itu terasa berat, sejauh itu pula kadar keberhasilan bertahan di dalam diri Anda. Saya jadi penasaran, dan selalu menyimpulkan bahwa sesuatu yang didapatkan secara instan (yang berarti tantangan tak lagi menantang, karena begitu mudahnya mendapatkan sesuatunya) akan membuat apa yang didapatkan begitu instan pula lenyapnya. Itu sudah menjadi prinsip hidup pribadi. Yang menjadi perjalanan ini indah adalah pada saat menghadapi tantangan dan kesulitan hidup ini. Itu kunci dari keberhasilan, menikmati dan meyakini di setiap ada keberhasilan selalu ada tantangan, dan setiap tantangan dibentuk oleh beberapa kesulitan. Dan dibalik kesulitan selalu diikuti oleh lebih banyak kemudahan. So, mengapa harus menghindar dari kesulitan? Take easy man!
    Terakhir, bil imtihan yukramu atau yuhaanu. Dengan tantangan seseorang akan dibesarkan atau terhinakan. Tantangan yang membesarkan kan memihak kepada siapa pun yang menyikapi setiap tantangan dengan bijaksana. Yaitu, menerimanya sebagaimana suatu kelaziman, meyakini dibalik setiap tantangan ada kelezatan, dan tak semua yang terpikirkan sulit benar-benar sulit, sebagaimana tak semua yang dibenci itu tidak baik bagi diri. Walau pun sich, tantangan itu merupakan sesuatu yang dibenci sebagian besar orang, namun justru mengajarkan seribu cara untuk menaklukkannya. Begitu pun sebaliknya, bagi yang menghindar atau menghadapi tantangan dengan ketidakjujuran, akan berakhibat kehinaan. Yang pada akhirnya berimplikasi pada ketidakbahagiaan. 

    719 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

    Similar Category Post

    Diterbitkan oleh

    algazel ma'ruf

    Lelaki muda ini pecinta literasi dan dunia da'wah bil kitabah. Essai, opini, artikel adalah bentuk tulisan pujaannya. Filsafat, psikologi dan tasawuf adalah materi yg menarik hatinya.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *