Sharing Bersama Alm. KH. Muhammad Idris Jauhari

    Dalam catatan
    lamaku ini, sharing tepatnya terjadi pada hari Jum’at 04 September 2009. Yaitu,
    sharing kepada beliau alm. KH. Muhamma Idris Jauhari mengenai “mengapa saya
    banyak baca buku, namun sedikit memahami?” sedikit beropini, keterbukaan beliau
    sebagai seorang santri terhadap santrinya sungguh merupakan suatu yang paling
    ditunggu-tunggu oleh santri. Jarang-jarang menemukan sosok kyai yang 24 jam
    meluangkan waktunya demi santrinya.
    Sedikit
    berbicara, almarhum adalah sosok yang paling saya senangi dan menginspirasi
    yang telah mempengaruhi banyak kehidupan pribadi saya. Sewaktu di JQH dulu, (jami’atul
    Qurra’ wal Huffadz
    ) pernah ada satu moment yang tak akan pernah saya
    lupakan. Beliau mengajarkan sebuah nilai “keyakinan.” Apakah itu? Ceritanya di
    ma’had madani kami ada sekelompok santri yang memang dikhususnya untuk
    menghafal al-Qur’an, dan kebetulan kami adalah angkatan ke-II. Dalam hal itu,
    ada target yang harus dicapai, yaitu hafal 5 Juz. Padahal, saat itu hafalanku
    tergolong sedikit sekitar se-juz-an. Nah, saya diberi waktu sebulan untuk
    menyelesaikannya sampai juz ke-5. Dalam waktu sebulan, *sebulan 4 juz? Aku tak yakin
    itu. Namun, beliau terus meyakinkanku untuk terus menghafal dan terus berusaha.
    Dan akhirnya, memang moivasi beliau sangat power full, memang akhirnya aku
    sendiri kewalahan dengan hafalan secepat itu.
    Kembali
    sharing soal pertanyaan di atas, beliau menjawab yang kira-kira intinya seperti
    ini sesuai dengan catatan harianku;

    “Kunci melaksanakan
    sesuatu adalah yakin, percaya diri serta diikuti dengan istiqomah. Kamu mungkin
    bisa ragu akan manfaat yang kamu telah kamu peroleh dari apa yang dipelajari,
    namun bukan meragu-ragukan kemampuan dirimu (wong kamu kelas alief). Sudah lah,
    kamu “yakin saja.” Realisasikan apa yang kamu cita-citakan, banyaklah membeli
    buku yang kamu senangi tentang apa saja, dan belajar itu harus senang,
    disenangi!”

    1,228 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

    Similar Category Post

    Diterbitkan oleh

    algazel ma'ruf

    Lelaki muda ini pecinta literasi dan dunia da'wah bil kitabah. Essai, opini, artikel adalah bentuk tulisan pujaannya. Filsafat, psikologi dan tasawuf adalah materi yg menarik hatinya.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *