Proposal Hidupku 2014

    Targetku
    Di dalam al-Qur’an disebutkan, in
    ahsantum ahsantum lianfusikum.
    Yang artinya, apabila kamu baik, berarti
    kamu berbuat baik kepada dirimu sendiri. Misalnya, dengan membantu orang lain,
    sejatinya kamu membantu kepada dirimu sendiri. Karena itulah, prioritas utamaku
    di tahun 2014 adalah “memperbaiki diri” sehingga memiliki karakter yang memang
    pantas untuk mendapatkan targetku. 
    Sebenarnya, masalah target tak perlu banyak, yang penting
    terealisasikan. Apa itu? (1) menerbitkan buku minimal 3 buku, (2) Ngafal Qur’an
    5 Juz, dan terakhir (3) memiliki web yang membahas kehidupan remaja berdasarkan
    psikologi.
    Caraku
    Cara pertama adalah “otak kanan”.
    Aku terinspirasi sekali dengan Mas Ippho Santoso dengan bukunya yang berjudul
    keajaiban rezeki. Di sana disebutkan bahwa bila seseorang menggunakan otak kiri
    untuk mewujudkan impian, maka impian buru-buru kabur dari diri kita. lah kok
    bisa? Karena kitanya terlalu banyak pertimbangan ini dan itu tanpa banyak
    merealisasikan dengan benar hasil pertimbangan tersebut. ide seringan semut
    bila direalisasikan lebih baik dibanding dengan ide seberat gajah namun tak
    terealisasikan. Jadi, inti dari otak kanan adalah kerja yang “just do it”,
    lakukan dengan teknik out of the box (different), tidak mengekor
    kepada cara kebanyak orang lain.
    Cara kedua, untuk mewujudkan
    targetku ini aku harus berguru kepada “semut” di akhir 2013. Setidaknya sehari
    dua hari belajar fokus terhadapnya. Ih, kok ada berguru kepada semut? Ingat
    sahabat, Allah saja tidak malu menciptakan makhluk sekecil nyamuk, jadi untuk
    apa malu belajar dari ciptaan Allah. Tentu ada rahasia di balik itu semua, yang
    bisa mengantarkan kita kepada impian. Salah satu pelajaran yang pernah semut
    berikan kepadaku adalah, “bekerjalah seakan-akan kamu hidup selamanya.”.
    dan “jangan lakukan semuanya dalam satu waktu sekaligus. Pecahlah targetmu
    menjadi target-target kecil, seperti semut memecahkan makanan besar menjadi
    kecil-kecil.”
    Cara ketika, aku tak akan mempersepsikan
    target sebagai tujuan. Aku hanya mempersepsikan ia sebagai sarana atau sebagai “syarat.”
    Ilmuan timur tengah pernah berkata, bila kau menargetkan sesuatu, targetkanlah
    lebih. Karena sebenarnya seseorang tak pernah mencapai targetnya kecuali
    mencapai kedekatan kepadanya. Karena itu, target “harus lebih.” Lebih-lebih
    bila target yang lebih tersebut dijadikan sebagai prasyarat untuk sesuatu.
    Pasti, desakan untuk mewujudkannya akan lebih besar, bila sesuatunya tersebut
    sangat penting bagi dirinya.
    Sejujurnya, kehidupan penulis adalah
    kehidupan yang tak nyaman. Kehidupan sosial terganggu, tak nyaman
    dengankehidupan diri sendiri. Dari situ, timbullah kecemasan dan
    ketidaktenangan hidup. Merasa “minder” bila berhadapan dengan orang lain,
    apalagi kepada lawan jenis. Maka, untuk mewujudkan impian misalnya menerbitkan
    buku, maka langkahku adalah menjadikan target tersebut sebagai prasyarat untuk
    bisa menghilangkan “perasaan minder.”
    Cara terakhir, bersyukur yang kreatif. Sebenarnya,
    makna syukur tak hanya mengucapkan ‘Alhamdulillah’, namun syukur yang
    sebenarnya bagiku adalah syukur yang kreatif. Yaitu, bersyukur dengan lisan,
    bersyukur dengan perbuatan, dan bersyukur dengan pikiran. Dari bersyuku ini
    akan timbul perasaan yang positif dan nyaman. Perasan ini menurut Byne dalam
    bukunya The Screet akan dapat mengundang energi yang positif pula,
    sehingga impian yang senada akan mendekati dengan diri kita. kita tak perlu
    mendekatinya. Biarlah ia berjalan ke arah kita.

    Demikianlah proposal hidupku untuk tahun
    2014. Semoga juga menjadi pelajaran berharga bagi pembaca. Amin… 
    Postingan ini diikutsertakan dalam Giveaway Resolusi 2014

    696 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

    Similar Category Post

    Diterbitkan oleh

    algazel ma'ruf

    Lelaki muda ini pecinta literasi dan dunia da'wah bil kitabah. Essai, opini, artikel adalah bentuk tulisan pujaannya. Filsafat, psikologi dan tasawuf adalah materi yg menarik hatinya.

    Satu tanggapan untuk “Proposal Hidupku 2014”

    Tinggalkan Balasan

    Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *