1343520973903

Nikahilah Pekerjaan yang Membuatmu Semakin Go!!

    Ketika kamu dalam keadaan bosan dan apatis atau apa pun bentuknya seperti diliputi rasa khawatir, cemas dst. Aktivitas otakmu akan menjadi kacau, dalam artian berada dalam aktivitas level tinggi. Dengan diskripsi, kamu menjadi tidak fokus kepada apa yang dikerjakan. Dan ini, tentu sangat mengancam perasaanmu dan minatmu terhadap pekerjaan tersebut.
    Berbeda, ketika kamu sedang menikmati betul apa yang dikerjakan. Otakmu dalam kondisi demikian akan memiliki pola aktif yang cermat. Akibatnya, kamu tidak hanya akan mampu lebih fokus, melainkan juga lebih bergairah untuk menyelesaikan pekerjaan.
    Cintailah pekerjaan, atau kerjakanlah apa yang dicintai. Pilih mana? Mencintai pekerjaan itu butuh waktu lama, seperti kamu harus mencintai sesuatu yang memang tidak ada perasaan untuk mencintai. Tapi, jika pekerjaan itu sudah sesuai dengan selera kita, segera yakini dan pilihlah sebagai opsi keberuntunganmu untuk segera menyelesaikan tugasmu tersebut.
    Menikmati pekerjaan bisa direalisasikan dengan cara mempersepsikan pekerjaanmu sebagai ‘tantangan berharga’, yang menentukan kebahagianmu, dan masa depanmu. Tentunya, semakin sulit suatu pekerjaan, maka akan semakin menantang bagi dirimu pribadi. Oleh karena itu, jangan lupa bahwa dirimulah yang berkuasa atas semuanya. Bukan pekerjaanmu yang berkuasa terhadap dirimu sendiri. Maka, berilah keleluasaan untuk dirimu sendiri dalam penyelesaian pekerjaanmu.
    Keleluasaan itu misalnya, mengontrol dirimu sendiri untuk menikmati pekerjaan, salah satunya dengan cara menunda pekerjaan sampai menit akhir sehingga menjadi sesuatu yang begitu mencekam, menaikkan kadar tantangan, sehingga membentuk situasi ‘genting’.
    Tentunya, kamu juga perlu berkreatif dalam memilih pekerjaan, sebagaimana berkreatiflah dalam melakukan pekerjaan tersebut. Karena, pekerjaan rutinitas seringkali membuatmu tampak bosan. Terlihat bagaimana sikapmu, dan itu tak bisa dielakkan. So, kreatif itu memilih pekerjaan yang memberi kepuasan, dan manfaat yang langsung terasa.
    Jika saja kamu tidak mengembangkan daya kreatifmu dalam ‘melaksanakan’ pekerjaanmu, kamu akan menjadi korban dari rutinitas pekerjaan. Pekerjaan rutinitas inilah sumber mengapa kamu tidak bisa menikmati pekerjaanmu. Oleh karena itu, sekali lagi budayakan kreatifitas dalam bekerja.

    108 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

    Similar Category Post

    Diterbitkan oleh

    algazel ma'ruf

    Lelaki muda ini pecinta literasi dan dunia da'wah bil kitabah. Essai, opini, artikel adalah bentuk tulisan pujaannya. Filsafat, psikologi dan tasawuf adalah materi yg menarik hatinya.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *