1376990_606705862718954_534805679_n

Mereka yang telah Tiada, Kini harus Tertelan Masa

    Aku
    ga siap untuk menjadi orang mati, mereka terlupakan begitu saja. Tiada diingat,
    apalagi disanjung-sanjung namanya. 
    Setelah kulewati kuburan itu, kini mereka hanya bisa terdiam tak bisa
    lakukan sesuatu apa pun. Mereka tak bergutik di dalam tanah, kesepian dan
    sendirian tanpa seorang pun yang menemani.

    Alangkah
    meruginya bila aku menyusul mereka tanpa berbuat sesuatu untuk dunia ini. Tidak
    untuk dikenal, dikenang atau diingat oleh mereka yang masih hidup. Namun,
    itulah salah satu indikator bahwa kehidupan itu tidak harus dijalani dengan
    berfoya-foya, bersenang-senang atau sibuk menjadi seorang pemuda.

    Aku
    duduk termenung di pintu gerbang seorang diri, beberapa rekan-rekanku sibuk
    mengurus acara SGD di kejauhan sana. Aku tak berdaya bekerja, bila memikirkan
    kematian telah di depan mata. Aku tak bisa menghentikan semuanya, kecuali
    mempersiapkan diri menghadapi kematian dengan sebaik-baiknya. 

    217 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

    Similar Category Post

    Diterbitkan oleh

    algazel ma'ruf

    Lelaki muda ini pecinta literasi dan dunia da'wah bil kitabah. Essai, opini, artikel adalah bentuk tulisan pujaannya. Filsafat, psikologi dan tasawuf adalah materi yg menarik hatinya.

    2 tanggapan untuk “Mereka yang telah Tiada, Kini harus Tertelan Masa”

    Tinggalkan Balasan

    Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *