Mengapa traveling menjadi aktivitas yang mengasyikkan

    Mengapa
    traveling menjadi aktivitas yang mengasyikkan?
    Karena
    ada sesuatu yang baru, pemuasaan atas kebaruan dan melibatkan semua panca
    indera. Pemuasaan terhadap rasa keingintahuan. Selalu ada sesuatu sebelumnya
    yang membuat diri selalu bertanya-tanya dan membuat penasaran. Kemudian, hal
    itu yang membuatku tertarik. Menariknya bagaimana proses traveling mengasyikkan
    dan proses membaca tidak semenarik perjalanan. Padahal, hakekat keduanya
    sama-sama sebagai pemuasaan terhadap “rasa keingintahuan.”
    Proses:
    (1) keingintahuan, (2) proses menuju pemuasaan rasa tersebut, (3) menikmati
    dengan melibat panca-indera, (4) mendapatkan sesuatu yang baru. Keingintahuan
    tumbuh dari penasaran akan hal baru. Hal baru yang berpotensi menimbulkan
    keingintahuan. Semakin banyak yang ditahu, berpeluang semakin memperbesar
    perasaan “penasaran.” Maka, penawaran metode agar membaca menjadi hal yang
    menarik adalah dengan terus membaca sehingga informasi banyak dipahami.
    Kemudian, yaitu memperbanyak pengalaman panca-indera dibenturkan antara
    keduanya. Menghasilkan “hal baru, kreatifitas” dan membawa kepada keingintahuan
    yang lain. Rasa ingintahu yang terpuaskan akan memberikan perasaan
    keingintahuan yang lain.
    Tanah Madura, 12 Januari 2014 (www.makruf.com)

    841 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

    Similar Category Post

    Diterbitkan oleh

    algazel ma'ruf

    Lelaki muda ini pecinta literasi dan dunia da'wah bil kitabah. Essai, opini, artikel adalah bentuk tulisan pujaannya. Filsafat, psikologi dan tasawuf adalah materi yg menarik hatinya.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *