314973_341057465981840_1855468806_n

Mengapa saya ingin menulis buku ini?

    Betapa banyak kegalauan yang terjadi di era dewasa ini, kasus demi kasus kekerasan terjadi di mana-mana, pemuda anarkis semakin merajalela. Bahkan, para pekerja pun tidak luput menjadi sasaran. Seakan-akan mereka kehilangan arah. Kemandirian untuk mencapai impian tidak ditanamkan oleh para pendidik. Budaya instan, dan hidup foya-foya seakan-akan menjadi life-style.
    Bab I : Pilih mana, Mengarahkan atau diarahkan oleh hidup?
    Bab II : Jangan biarkan sikapmu merusak Hidupmu!/Jangan Galau Melulu’.
    Bab III : Budayakan, dan ia membentuk diri Anda
    Masalah yang terjadi?
    Tidak adanya pedoman untuk memudahkan dan mengarahkan mereka, tidak adanya teman setia. Mereka kehilangan arah, bergantung kepada orang lain. Mereka tidak tahu harus mulai dari arah mana.
    Bab IV: miliki prinsip dan pedoman hidup
    Bab V : tentukan Tujuanmu
    Bab VI : Asahlah Pengetahuan dan keterampilanmu
    Defines, opening menuju solusi?
    Di dalam al-Quran disebutkan, tidak mendapatkan kemulian kecuali mengorbankan apa yang dicintainya. Dan apa yang dicintai belum tentu baik bagi diri kita, bisa jadi sebaliknya. Bagaimana mereka memandang masalah, mencintai dan sebagainya. Memahami untuk melakukan, man ‘alima wa amila. Mengetahui dulu, baru melakukan. Kecanduan dan jatuh cinta, memikirkannya setiap waktu.
    Bab VII: belajarlah berkorban; tenaga, waktu dan pikiran
    Bab VIII: Gantilah kaca mata negatifmu
    Bab IX : Cintailah dirimu sendiri
    Bab X: Selamilah makna hidupmu, dan pikirkanlah
    How to;
    Mulailah berkomitmen kepada diri sendiri, mulai dari hal yang kecil, mudah dan dari sekarang. Jangan pernah menundawalau pun sebentar. Mengorbankanwaktu, tenaga dan pikiran, mengembangkan potensi diri yang dimiliki. Memberi pasti akan menerima.
    Bab XII: buatlah komitmen
    Bab XIII: Mulailah dari yang kecil, mudah dan sekarang
    Bab XIV: yakinlah.
    Kesimpulan, kemandirian hidup hanya didapatkan dengan pengorbanan, dan mengembangkan diri sebaik mungkin.
    Bab ; Selamat berjuang!!

    148 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

    Similar Category Post

    Diterbitkan oleh

    algazel ma'ruf

    Lelaki muda ini pecinta literasi dan dunia da'wah bil kitabah. Essai, opini, artikel adalah bentuk tulisan pujaannya. Filsafat, psikologi dan tasawuf adalah materi yg menarik hatinya.

    Satu tanggapan untuk “Mengapa saya ingin menulis buku ini?”

    Tinggalkan Balasan

    Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *