Menebas Lengan Lawan

    Suasana tanpak mencekam,
    hampir mirip seperti kerusuhan di sampit Kalimantan. Pertumpahan darah di
    mana-mana, antara dua kubu Suku Dayak dan Suku Madura. Aneh dan aneh sekali
    dalam penglihatanku kali ini.
    Siang itu tanpak banyak
    ceceran darah. Di mana ada orang, di situ pasti selalu ada yang menyerang. Yang
    diincar bukan membunuh orang lain, tapi langsung menebas lengan atau kaki bila
    memungkinkah. Maka, mereka saling berusaha menebas lengan tangan orang yang
    ditemuinya.
    Anehnya, walau tangan mereka
    terluka seperti itu, dan ada yang hampir nyaris terputus tetap bisa
    memperjuangkan dirinya untuk melawan. Mencari mangsa agar semua orang
    merasakannya. Menebaskan setiap orang yang ditemuinya. Termasuk aku sendiri,
    dan sayang aku selamat dalam insident aneh tersebut.

    *mimpi dua hari yang lalu.

    865 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

    Similar Category Post

    Diterbitkan oleh

    algazel ma'ruf

    Lelaki muda ini pecinta literasi dan dunia da'wah bil kitabah. Essai, opini, artikel adalah bentuk tulisan pujaannya. Filsafat, psikologi dan tasawuf adalah materi yg menarik hatinya.

    2 tanggapan untuk “Menebas Lengan Lawan”

    Tinggalkan Balasan

    Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *