Kesombongan

    Kerajaan-kerajaan yang kecil akan terhancurkan dengan hadirnya kerajaan-kerajaan besar. Sedangkan kehancuran-kehancuran kerajaan besar adalah kehancuran dirinya sendiri, dengan tidak memiliki kemampuan dirinya. yaitu, kesombongan dan kearoganan pada dirinya yang tercermin dari perlaku orang yang terlibat di dalam kerajaan tersebut.
    Itulah gambaran bahaya kesombongan dalam kehidupan. Ketika Anda dalam posisi sedang beruntung, maka tak etis sekali jika Anda tidak memamerkan keberuntungan tersebut. Karena selain menyebabkan kedengkina, juga akan menyebabkan banyak ketidaknyamanan bagi diri sendiri.
    Sebenarnya, keberuntungan tidak memiliki maksud apa-apa bagi diri Anda. Ia hanya ingin memberikan ketenangan dan kebahagian, jika memamerkan kebahagiaan kepada orang lain, maka itu sama halnya membelokkan tujuan dari keberuntungan itu. Anda tidak menyadari, Anda terlalu terlena dengan keberuntunga. Padahal, keberuntungan adalah hal yang dinamis, terus menerus dan tidak memberikan manfaat apa pun jika menyombongkan diri.

    Satu kali seseorang tidak akan mampu untuk menyombongkan diri, namun karena perasaan bangga yang berlebihan dan terus-menerus bersarang di dalam dirinya. lama kelamaan hal itulah yang menjadikan seseorang sangat sombong. Keberlangsungan sombong untuk proses selanjutnya merupakan penghancur yang paling baik, dan paling mengena. Tak butuh proses yang kompleks, ia akan menghancurkan secara otomatis tanpa disadari tanpa dinalar.

    666 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

    Similar Category Post

    Diterbitkan oleh

    algazel ma'ruf

    Lelaki muda ini pecinta literasi dan dunia da'wah bil kitabah. Essai, opini, artikel adalah bentuk tulisan pujaannya. Filsafat, psikologi dan tasawuf adalah materi yg menarik hatinya.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *