Karena Allah

    Bagiku, waktu ini waktu kesenangan dan penentu. Terlahir
    kembali seakan tanpa beban pikiran, mengawali hari dengan penuh senyuman. Ia
    begitu menawan dalam hati untuk selalu diawali dengan “bismillah.” Serentak,
    semua aktivitas seharian akan bernuansa lillah.
     Dalam mimpi suatu waktu, aku
    diingatkan dengan ayat, “Alladziina
    yadzkurullaaha qiyaaman, wa qu’udan wa ‘ala junubihin yatafakkaruuna fi khalqis
    samaawaati wal ardh rabbanaa maa khalaqta haadza baathila.”
    Artinya, mereka
    yang dzikir kepada Allah dalam keadaan berdiri, duduk dan berbarik sembari
    berfikir akan penciptaan langit dan bumi. (dan berkata), Yaa Tuhan kami, tidak
    ada kesia-siaan pada apa yang telah Engkau ciptakan.
    Keyakinan tak berhenti bahwa bila mengawali pagi dengan
    bismillah, seluruh hari akan terasa begitu menyenangkan. Namun itu semua tentu
    ada asbabnya. Salah satunya shalat tahajud yang dapat membuat perasaan
    sepanjang hari begitu  membahagiaankan. Kebahagiaan
    mustahil didapat dan bertahan lama bila hanya andalkan pikiran dan perasaan tanpa
    libatkan Rabbul ‘Aalamin.  Dalam sebuah hadits qudsi disebutkan, “Aku
    (Allah) sesuai dengan prasangka hambaKu kepadaKu, dan Aku akan mengingatnya,
    bila ia mengingatKu.”
    Alangkah indahnya hidup ini, bila semua dikembalikan
    kepadaNya. Makan karena Allah, kita belajar karena Allah, dan apapun pekerjaan
    dalam batas ke-mubah-an juga karena
    Allah. Di saat kita belajar tidak paham namun karena Allah, kita menjadi yakin
    Allah kan memberikan pemahaman yang lebih baik di waktu yang lebih tepat.  Semuanya karenaNya, semua terasa kan
    membahagiakan hati tuk selamanya.
    Misalnya lagi, bagi remaja jodoh itu seringkali menjadi top topic. Ada yang banyak yang
    bersikap, berbeda antara satu dengan yang lainnya. Sadarkah, final dari itu
    semuanya sebenarnya harapkan “seorang kekasih” yang dampingi hidup.  kesemuanya Allah yang menentukan.

    981 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

    Similar Category Post

    Diterbitkan oleh

    algazel ma'ruf

    Lelaki muda ini pecinta literasi dan dunia da'wah bil kitabah. Essai, opini, artikel adalah bentuk tulisan pujaannya. Filsafat, psikologi dan tasawuf adalah materi yg menarik hatinya.

    2 tanggapan untuk “Karena Allah”

    Tinggalkan Balasan

    Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *