Kamu pikir

    Beberapa macam karakter orang yang dapat kamu temui ada mereka yang berkrakter praktis, dan ada yang tidak. Biasanya, mereka yang berkarakter praktis lebih mengandalkan bagaimana melakukan sesuatunya dan menghasilkan secepat mungkin. Mereka pikir, semudah dengan apa yang dibayangkan.
    Mahasiswa dengan segudang ide dan teorinya, terkadang tak mampu menerapkannya dalam kehidupan harian. Seakan, menjadi penikmat teori. Ditambah lagi, jika saja mereka tak mau bersusah payah dengan teori. Wah, bisa jadi tak mau berteori dan tak bisa berbuat untuk hidup ini.
    Kamu dan siapa pun, tidak akan pernah bisa mengetahui sulitnya sesuatu, jika tak pernah mencobanya. Seperti halnya juga, kamu belum bisa merasakan kemudahan seperti yang aku rasakan mengerjakan sesuatu jika kamu tak bernah memulai untuk segera memulainya. Ingatlah kawan, kiamat sudah dekat. Maka, segeralah memulai untuk mencoba hal baru, dan itulah lorong menuju pengetahuan. Semakin tahu, semakin sadar dan yakinlah dirimu akan kemampuan berkat pengalaman tersebut.
    Dengan kata lain, kamu harus memahami bahwa tak sesulit seperti apa yang kamu bayangkan, dan tak semudah seperti apa yang kamu pikir mampu untuk dikerjakan. Yakin so yakin lah, sebelum kamu belum mencobanya. Hanya dengan mencobalah keyakinan itu timbul mencuat di dalam dirimu.
    Seseorang yang membangun keyakinannya dengan segenap seribu satu cara misalnya dengan mengucapkan berkali-kali kepada dirinya bahwa aku yakin bisa menaklukkan ini. masalahnya, sudah cukupkah pengalamannya mengenainya. Bagaimana mungkin yakin menang, jika tidak tahu medan pertempuran. Keyakinan yang buta ini akan lebih mudah runtuh dan hilang dimakan masanya.
    Sebaliknya, jika kamu sudah kerahkan semua kemampuan untuk mencoba hal yang kamu awalnya enggan untuk mencobanya karena rasa takut memulai. Alhasil, dari kegagalan tersebut kamu sudah bisa membangun keyakinan yang lebih kokoh dan lebih bertahan. Bertahanlah dengan semua kegagalan untuk belajar, dan yakinlah kamu sudah menghabiskan semua kegagalan. Dan kesuksesan akan segera datang. Setelah gelapnya malam, mentarai pagi pun akan datang.
    Cobalah hal apa pun, terutama apa yang kamu takutkan. Saat kamu takut untuk mencobanya diawal kali, kamu mungkin merasa seperti bumi ini runtuh, semuanya tertawa buas atas ketakutanmu dan kegagalanmu. Tapi, setidaknya kamu sudah memberi penghargaan pada dirimu sendiri, lebih baik mencoba sekarang daripada lumpuh tak pernah bangkit untuk mencoba. Lebih baik malu sekarang, dari pada malu untuk selamanya.
    Anggaplah kebutuhan mencoba sebagai bahan untukmu berubah menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. Karena kamu membutuhkan yang terbaik dari hidupmu, tentu kamu harus sangat membutuhkan untuk segera mencoba meraihnya. Kamu pikir dunia ini surge tanpa usaha. Karena itulah, dunia ini adalah medan untuk membuktikan bahwa kamu memberikan yang terbaik dari usahamu.
    Jangan pernah lari rasa takut itu, karena takut mencoba pada akhirnya akan membuatmu menunda. Kabar baiknya, saat kamu menunda untuk menghadapi rasa takut, saat itulah kamu akan dihadapkan kembali pada apa yang ditakutkan. Maka, tidak ada jalan keluar untuk pergi. Jalan sudah buntu, kamu harus hadapi semua itu.
    Kawallah dirimu dengan keyakinan yang kokoh, kokohkanlah keyakinanmu dengan banyak mencoba melakukan apa yang membuatmu tak nyamana, terpaksa keluar dari zona nyaman amanmu. Maka, kamu akan bahagia.
    Tidak yakin pada awalnya, yakin kemudian. Maka semboyan “kamu pikir” segera meleleh seiring keyakinan yang kamu rangkai dalam berbagai macam percobaan. Beberapa temanmu mungkin sering menunda semua pekerjaan sekolahnya. Ia terus menunda.
    Sebenarnya, kamu bisa membantunya dengan cara meyakinkannya bahwa mereka sama dengan mereka yang juga sanggup tepat waktu menyelesaikan tugas-tugas sekolah. Berilah ia beberapa pencerahan, dengan berbagi pengalamanmu.
    Teman yang seperti itu, dibantu dengan cara bahwa jika keyakinan seseorang kuat, ia tidak akan lagi menunda pekerjaannya sampai besok, ia tak mau menjadikan nasinya sebagai bubur. Ingatlah, telur hari ini selalu lebih baik daripada ayam esok hari. Selama mampu untuk melakukan, lakukanlah hari ini. jika masih saja berkelah ketidak mampuannya, katakana, kamu mau apa tidak sich?
    Katanya mau bisa ini dan bisa itu. Katanya mau segera lulus kuliah. Tapi, kenapa tugas tugas tetap ditundanya. Jangan perbanyak alasan dech? Yang harus kamu tulis diotakmu adalah mengapa saya harus menyelesaikannya sesegera mungkin. So, pikirkan bahwa menyelesaikan sesegera, akan menambah keyakinan untuk segera mengupayakan hal tersebut benar-benar terjadi.
    Mencobalah sekapok mungkin, dan berniatlah sebaik mungkin. Jika kamu putuskan untuk mencoba Karena niat yang baik. Misalnya lebih mendahulukan pengalaman dari pada hasil, kamu pasti tidak akan menundanya. Liriklah manfaat di balik apa yang kamu kerjakan dan hasilkan, liriklah sekencang-kencangnya. Karena itu adalah alasan mengapa kamu harus ‘juga’ menyelesaikan pekerjaanmu.
    Setelah main lirik-lirakan hati selesai, segeralah pertahankan agar mata tidak melirik ke hati yang lain. Maksudnya mas bro, jangan melirik ke hal lain sebelum pekerjaan usai tuntas dikerjakan. Tahanlah dirimu melebihi ketahanan apa yang kamu pikirkan.
    Jangan mudah tergoda sana-sini ya, kalau agak mepet-mepet sich sebenarnya aku tak menganjurkan. Karena itu justru akan membuatmu semakin tergoda. Sudahlah, hindari wujud fisik godaan itu, baru diikuti dengan melenyapkan godaan itu dari bayang-bayang semu.
    Ya, banyak macamnya. Godaan itu selalu menghantui siapa pun. Tak peduli, kamu sudah sukses atau tidak. Rahasinya, semakin kamu mendekati kesuksesan, semakin besar godaan untukmu. Godaan yang dapat membuatmu lumpuh mengejar impianmu. Sarannya, setelah kamu semakin berhasil, godaannya juga semakin bervariasi dan semakin elit.
    Kan seseorang itu tidak akan pernah diuji diluar batas-batas kemampuannya. Itu sudah dijelaskan dalam pelajaran saat kamu masih duduk dibangku kuliah. Jadi, semakin elit dirimu, semakin besar juga cobaanmu mas bro!!
    Nah, satu point lagi saat kamu menghalau godaan itu, kamu pun akan semakin percaya diri. Ingat, semut datang secara berjemaah, begitu pun dengan percaya diri. Ia datang berjemaah membantumu untuk membasmi kejahatan, jreng… jreng… lenyaplah semua godaan. Selamat mencoba..

    866 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

    Similar Category Post

    Diterbitkan oleh

    algazel ma'ruf

    Lelaki muda ini pecinta literasi dan dunia da'wah bil kitabah. Essai, opini, artikel adalah bentuk tulisan pujaannya. Filsafat, psikologi dan tasawuf adalah materi yg menarik hatinya.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *