Jangan Terlalu Mahal

    Barang-barang yang beredar di pasaran dapat bermacam-macam bentuk dengan variasi harga yang berbeda-beda pula. Barang yang unik, dan jarang ditemukan di mana pun harganya bisa sangat mahal, pastinya diperebutkan oleh banyak orang yang menginginkan. Misalnya, barang-barang yang berupa harta karun peninggalan zaman terdahulu. Atau bisa juga terjadi pada barang yang baru diproduksi, seperti gadget atau apa pun, karena baru itulah harga itu menjadi begitu seksi untuk dimurahkan, gengsi gitu. 

    Sebaliknya, sesuatu yang sudah terbiasa kita saksikan dari pasaran lama ke lamaan harga ikut mati suri. Sampai jika peminatnya melonjak  lagi maka bisa-bisa dinaikkan kembali harga yang cukup membuat jantung berdebar. Lalu, mengapa begitu mudahnya harga bisa menjadi murah, dan mahal di sisi lain?
    Begitu pun saat kamu berada di lingkungan kamu berada, jangan terlalu mahal untuk dimintai bantuan oleh siapa pun. Karena hal itu akan membuat orang lain menjauhimu. Walau pun, kamu tak bermaksud begitu. Misalnya, karena menjaga ‘kehormatan’ diri agar dapat dihargai oleh orang lain.
    Sebaliknya, kamu akan selalu dibutuhkan dan diminta bantuan saat kamu memberikan bantuan kepada orang lain, saat kamu harus memahami dan peka terhadap mereka, bukan menunggu sampai mereka mendatangimu. Dengan memberi itulah, kamu akan mendapatkan kelegaan dan kebahagian nyata. Coba saja, lakukan suatu praktek kecil-kecilan dengan membantu seseorang yang benar-benar membutuhkan bantuanmu, setelah berselang beberapa saat bantuan itu terealisasikan kamu pun akan senang.
    Namanya juga manusia, pasti ada pikiran kurang baik terhadap orang lain. Ya, mungkin masalah ini lah, atau masalah yang pernah dialami bersamanya. Karena sudah pernah pengalaman dengan semua yang dilakukannya, tapi ia tak sengaja membuatmu kecewa. Pengalaman itulah yang membuatmu enggan untuk memberinya kesempatan yang kedua kalinya. Kamu begitu mudahnya melabel-kan dirinya dengan label ‘tak dapat dipercaya lagi’. Kalau begininya, kamu pun akan kewalahan menemukan teman yang bernasib sempurna. Tak kan pernah ada celah yang ditemukan di bumi mana pun mengenai seorang yang sempurna, yang kau temukan hanyalah orang jujur yang pasti juga suatu saat melakukan kesalahan.
    Kalau kamu ditipu, bisa tekor dong! Ya, maksudku bukan begitu. Berbaik sangka kepada orang lain adalah kunci mengapa seseorang mendapatkan lebih. Buruk sangka hanya kan membuat suatu hubungan tambah jauh, semua orang serasa penipu, serasa pembohong dan tak ada yang baik. Kalau begini caranya, tidak akan pernah bergabung dan bermitra dengan mereka. Sudahlah, kamu baik kepada mereka, mereka puna kan baik kepadamu.
    Baik sangak adalah kunci hubungan yang langgeng.Di situlah seribu macam hal dapat dilakukan, ikatan menjadi lebih terarah dan terikat. Jika ada apa-apa tak harus ada yang disembunyikan antara yang satu dengan yang lain, kecuali pada aspek-aspek privasi tersendiri. Bedakan, mereka yang berharta dan berilmu seringkali memiliki teman dan kawan yang banyak dengan yang sedikit. Mereka mampu membina hubungan dengan orang lain, sebagaimana membina hubungan yang baik terhadap diri sendiri.
    Nah, untuk itulah berbuat baik tidak mahal diri dalam memberikan apa yang dibutuhkan orang lain dapat meluluhkan semua prasangkan burukmu terhadap orang lain. Itu membuatmu lebih nyaman dengan dirimu dan dengan orang lain.

    771 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

    Similar Category Post

    Diterbitkan oleh

    algazel ma'ruf

    Lelaki muda ini pecinta literasi dan dunia da'wah bil kitabah. Essai, opini, artikel adalah bentuk tulisan pujaannya. Filsafat, psikologi dan tasawuf adalah materi yg menarik hatinya.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *