Harimau Hitam

    Siang
    itu, kami bersama-teman rayon Abraham Sunan Ampel pergi menuju ke suatu tempat
    yang rindang dan sejuk. Tempat tersebut berada di daerah pegunungan dengan
    pohonnya yang menjulang tinggi ke langit. Walau pun saat itu waktu sudah masuk siang
    hari, suasana tetap terasa dingin. Sementara, di samping tempat tersebut ada
    beberapa parkiran sepeda motor yang dibuat sedemikian rupa.

    Kami
    bersama kurang lebih ada sekitar enam sepeda motor, saat itu aku melihat
    beberapa sahabat abraham seperti mas hadi, mas fuad, mas imam, sementara yang
    lainnya aku lupa.
    Singkat
    cerita, di saat mau pulang dari kegiatan di tempat tersebut tanpak seekor
    harimau hitam berkeliaran di tempat parkiran. Sementara itu, kelima sepeda
    motor sudah berjalan sampai jalan setapak. Dan aku bersama mas hadi baru saja
    mau mengambil sepeda motor dan menghidupkannya agar dapat berjalan menyusul
    mereka. Namun, harimau hitam tersebut sudah tak mau kalah dengan kecepatan
    kami.
    Alhasil,
    kami berdua terperangkat bersama dengan harimau yang ganas tersebut. Namun apa
    yang terjadi, kepasrahan dan ketenangan akan semuanya membuahkan hasil. Mas hadi
    berkata, “tenangkanlah jiwamu, dia tidak akan menggigit dan mencengkram bila
    kau tenang”.
    Setelah
    dicoba, ternyata semua itu benar-benar menyelamatkanku dari cengkraman harimau
    yang ganas tersebut. Sungguh, ini diluar nalar dan perasaan.

    *mimpi
    siang hari, selasa 24 September 2013

    850 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

    Similar Category Post

    Diterbitkan oleh

    algazel ma'ruf

    Lelaki muda ini pecinta literasi dan dunia da'wah bil kitabah. Essai, opini, artikel adalah bentuk tulisan pujaannya. Filsafat, psikologi dan tasawuf adalah materi yg menarik hatinya.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *