IM.0746_zl

Format Kepenulisan Laporan Tes Binet L-M

    tes binet, TEs psikologi, psikometri, psikologi islam, psikologi

    1.      BAB I (Pendahuluan).
    a.     Landasan Teori (Tes Binet)
    Dalam penulisan BAB I ini bertujuan untuk membantu mahasiswa semakin menguasai akan teori sehingga terlahirlah tes Binet. Memberikan pemahaman yang tidak setengah-setengah terhadap tes ini.
    a)    Sejarah dan Perkembangan (Tujuan Tes Binet)
    Dalam penulisan sub bab ini, perlu mencantumkan sejarah dari tes termasuk perkembangannya dari waktu ke waktu sampai detik terakhir ini. Termasuk pula “tujuan” dari dicetuskannya tes IQ Binet ini.
    b)    Administrasi Tes
    Dalam hal ini berkaitan dengan prosedur, atau pedoman pelaksanaan tes. Bagaimana panduan tes Binet dilaksanakan dengan baik dan benar. Maka, hal ini bisa dilihat di buku pegangan tes Binet. Contohnya, bagaimana tes tersebut diawali, bagaimana diakhiri, tahapan-tahapannya dan apa yang perlu diperhatikan sewaktu pra-tes, tes atau pos-tes.
    c)    Kritik Terhadap Tes Binet
    Kritikan terhadap alat tes ini tentu ada, semisal item-item soal yang sudah tidak sesuai dengan kenyataan. Tentunya, tidak berdasarkan kemampuan kita dengan mentah-mentah begitu saja. Namun, dengan mendasarkan kritikan pada pendapat tokoh-tokoh.
    2.     BAB II (Hasil Praktikum Tes Binet)
    a.     Testee I
    Sebenarnya, inti dari laporan dari tes Binet terletak pada Bab II ini. Maka, sangat perlu dipergatikan dengan penuh seksama.
    a)    Identitas Testee I dan Tester
    Berisi tentang biodata testee dan tester. Semisa; nama, tempat dan tanggal lahir, umur, tanggal testing, dan seterusnya.
    b)    Hasil Observasi
    Yaitu berisi kronologi pelaksanaan testing. Misalnya dengan menggunakan element 5W+1H, hal-hal yang unik, hal yang menarik perhatian, hal yang mengganggu proses testing dan seterusnya.
    c)    Hasil Skoring IQ
    Dengan menggunakan tabel skoring
    Umur
    Keberhasilan[1]
    Kegagalan[2]
    ….. (Usia Basal)
    …..
    …..
    …..
    …..
    …..
    …… (Usia Celling)
    …..
    …..
    Tabel selanjutnya, tabel Skoring II
    Tahun
    Bulan (Kredit)
    …… (Usia Basal)
    ….
    ……
    …..
    ……. (Usia Celling)
    …..
    Skor …….. (Kredit)
    Jadi:
    Usia Kronologi (CA)    :…… tahun…..bulan
    Usia Mental (MA)        :……tahun…..bulan
                                             :…….. (Hasil Skala Stanford Binet Form L-M)
                                 Maka, anak terkategori…… lihat penghitungan tabel di buku Pegangan tes Binet.
    d)   Kesimpulan
    Berisi interpretasi oleh tester terhadap hasil skala, arti angka 120 itu bagaimana (contoh). Maka, ungkapkanlah apa yang sebenarnya ingin diungkap dengan menggunakan tes IQ Binet. Aspek apa yang ingin dilihat dan dipahami atau digali oleh tes ini, misalnya dengan merujuk pada item-item yang ada dalam soal-tes. Nah, untuk itu perlu mencantumkan landasan teori seperti pada Bab I. Di sana tertuliskan teori-teori.
    b.     Testee II [3]
    a)    Identitas Testee II dan Tester
    b)    Hasil Observasi
    c)    Hasil Skoring IQ
    d)   Kesimpulan
    3.     BAB III (Refrensi)
    4.     BAB IV (Lampiran)


    [1] Disesuaikan per-item pertanyaan di Buku Pegangan Tes Binet
    [2] Disesuaikan per-item pertanyaan di Buku Pegangan Tes Binet
    [3] Bila testee lebih dari satu

    791 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

    Similar Category Post

    Diterbitkan oleh

    algazel ma'ruf

    Lelaki muda ini pecinta literasi dan dunia da'wah bil kitabah. Essai, opini, artikel adalah bentuk tulisan pujaannya. Filsafat, psikologi dan tasawuf adalah materi yg menarik hatinya.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *