Dirimu Motivator Sejati

    Tentu saja ada alasan dari mengapa Anda diciptakan, mengapa bekerja demi keluarga, mengapa mengejar impian dan harapan masa depan. Begitulah alasan apa adanya. Adanya Anda memberikan alasan bagi pekerjaan, dan pekerjaan pun memberikan alasan kepada Anda tentang arti sebuah kebahagiaan. Dan ini adalah kabar baiknya, hanya dengan bekerja Anda benar-benar akan merasakan kebahagian. Tidak ada kebahagian yang terwujud tanpa kerja, tanpa usaha apalagi hanya dengan mengandalkan angan-angan. Angan-angan yang hanya ada dalam bayang-bayang semu.
    Untuk menikmati kebahagian yang nyata, Anda memerlukan suatu usaha, sesuatu yang membuat Anda bekerja dan mencapai sesuatu. Dan pencapaian itu hanyalah bonus dari usaha Anda. Tidak terlalu memberikan kebahagian. Hal itu dikarenakan setelah beberapa Anda mendapatkan apa yang diinginkan, akan selalu ada keinginan baru yang membuat Anda tak lagi menghargai apa yang sudah ada. Dan jika kebahagian hanya dicapai dengan pencapaian, lalu apakah pencapaian itu?
    Dapat dikatakan, kebahagian itu terletak pada proses dan usaha untuk mencapai sesuatu. Bukan sesuatu yang dicapai oleh usaha. Untuk berusaha, seseorang memerlukan dorongan di dalam dirinya. dan itu juga berarti, untuk mencapai kebahagiaan seseorang juga memerlukan dorongan. Bukan dorongan yang mengantarkan kepada kebahagian, melainkan dorongan yang mendorongnya melakukan sesuatu dan sesuatu tersebut adalah medium untuk mencapai kebahagiaan.
    Alasan anda mengapa bekerja adalah pendorong, namun untuk masih tidak seberapa dengan daya pendorong yang sudah di dalam diri Anda masing-masing. Tahu tidak, dan kenyataannya itu adalah bawaan dari lahir. Hanya saja, sebagian yang lain mematahkan dan mengubur dorongan ini secara tidak sadar. Dorongan itu adalah dorongan untuk menjadi yang terbaik, untuk memanfaatkan pundi-pundi potensi diri yang dimiliki. Dorongan ini terkubur diam-diam, karena seseorang membiarkannya dan tidak memupuknya dengan pemenuhan terhadap dorongan tersebut.
    Untuk itulah, sangat disayangkan jika Anda sudah menyadari bahwa ada daya pendorong kuat di dalam diri Anda kemudian dikuburkan diam-diam tanpa sadar dengan mengabaikan dorongan tersebut. Sudah selayaknya memulai dan mengawali pemanfaatan potensi tersebut dengan baik dan cukup bijaksana.
    Selain itu, proses yang tetap dan berkesinambungan merupakan tujuan yang sangat penting dalam kehidupan Anda. Yaitu, proses pemupukan terhadap dorongan alamiah yang melekat kuat di dalam diri Anda. Hanya dengan keberlangsungan inilah, apa yang tak anda sangka sebelumnya akan benar-benar berguna dan bermanfaat. Apa yang awalnya terasa ‘entah’, menjadi “oh ternyata”.
    Tak labih dari itu, tentu ada banyak batu sandung, tentu ada ulat yang mencoba menggerogoti dorongan alamiah diri anda, selain karena tidak dipupuk dan dijaga dari ulat atau hama. Yang berupa keadaan sosial. Sungguh sangat diharapkan agar anda benar-benar menyikapi dengan bijaksana terhadap ‘ocehan-ocehan’ orang sekitar Anda, karena dari itulah yang dapat mengganggu pemikiran jernih tentang diri anda.  
    Tidak disadari atau disadari sedikit atau banyak pemikiran anda terpengaruhi oleh bagaimana orang sekitar anda memberikan komentar mengenai diri Anda. Komentar inilah yang perlu Anda pagari dengan pemikiran yang seimbang.

    695 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

    Similar Category Post

    Diterbitkan oleh

    algazel ma'ruf

    Lelaki muda ini pecinta literasi dan dunia da'wah bil kitabah. Essai, opini, artikel adalah bentuk tulisan pujaannya. Filsafat, psikologi dan tasawuf adalah materi yg menarik hatinya.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *