Dirimu itu Penting

    Seberapa seringkah kamu merasakan dirimu terabaikan, merasa tidak ada harganya, merasa tidak diacuhkan. Bahkan, seakan-akan semuanya tiada guna? Hayo dijawab dengan jujur, kejujuran kepada diri sendiri itu lebih baik dibanding tidak sama sekali. Dan itulah awal dari segalanya. Bagimana sikapmu saat engkau merasakan seperti terungkap di atas.
    Teman-teman yang masih terhipnosis dengan dunia yang tidak semestinya ia berada benar-benar akan menjadikan anak dunia tersebut. Yang terlahir oleh dunia, dan zaman dunia itu. Akhirnya, ia menjadi zaman dan dunia yang tidak pernah mencapai ‘harapan’ hidupnya.
    Coba saja kau bandingkan dengan mereka yang menjadi atlet dunia, atau paling mudahnya menjadi perwakilan sekolah untuk ikut cerdas cermat misalnya. Tentu beda, mereka akan lebih berperilaku bagaimana ‘semestinya’. Itu disebabkan, karena mereka menyadari begitu pentingnya dirinya bagi sekolahnya. Semua harapan dari guru-guru dan teman-teman disekolah ditumpukan padanya, dan ia menyadarinya bahwa dirinya adalah penting bagi mereka. Dengan kesadaran itulah, ia akan benar-benar mempersiapkan diri untuk lomba cerdas cermat tersebut.
    Dua fenomena di atas, saling berhubungan. Yang satu merasa tidak ada artinya, merasa terabaikan dan akibatnya sungguh fatal. Sedangkan fenomena yang kedua, mereka menyadari bahwa ‘keberadaan’ dirinya begitu berarti bagi seseorang atau orang banyak.
    Nah, jika memang demikian. Bagaimanakah kamu memandang dirimu dan bagaimana seharusnya kamu. Bisakan kamu melihatmu dirimu dengan kesungguhan hati nuranimu, atau pengkritik bagi dirimu sendiri. Dengan keseimbangan memandang diri yang realistis, akan menemukan suatu hal. Yaitu, tidak lagi kamu merasa tidak berharga, sehingga untuk mengorbankan diri hanya demi kepentingan sesaat tidak akan dilakukan.
    Kesesuaian antara apa yang dilihat dengan harapan diri merupakan jembatan antara mengapa seseorang melakuakn yang terbaik, atau merendahkan diri dengan melakukan hal yang tidak berarti dan penting bagi dirinya sendiri.

    691 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

    Similar Category Post

    Diterbitkan oleh

    algazel ma'ruf

    Lelaki muda ini pecinta literasi dan dunia da'wah bil kitabah. Essai, opini, artikel adalah bentuk tulisan pujaannya. Filsafat, psikologi dan tasawuf adalah materi yg menarik hatinya.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *