Cinta dan Pekerjaan

    Jika berkata dan mengingat kata cinta, selalu yang ada dibayangan Anda adalah kehidupan sepasang kekasih. Yang hidup dengan cinta dan kedamaian. Seakan, cinta hanya sesempit itu. di luar dari itu sendiri, cinta memiliki area yang lebih luas dari sekedar kehidupan sepasang kekasih. Semisal cinta seorang anak yang seharusnya didapatkan ketika kecil. Memang sich, cinta itu buta, tapi butanya cinta selalu menyisakan hal-hal yang positif. Yaitu, cinta yang menggerakkan dan mendorong. Dan ini hanya terjadi pada sebagaian orang yang benar-benar mempercayai akan adanya kekuatan cinta.
    Jika cinta memang fitrah manusia, boleh kah kita mencinta pada selain manusia. Mencintai diri kita, mencintai pekerjaan kita dan termasuk diri Anda yang juga mencintai diri Anda sendiri. Puncak dari hadirnya rasa cinta di dalam diri terhadap diri sendiri adalah adanya kepuasan bathin, kebahagian dan hilangnya perasaan takut. Dan itu fitrah yang memerlukan waktu dan proses.
    Jika anak kecil saja membutuhkan cinta demi perkembangan dirinya, maka sebagai seorang yang mecari kebahagiaan tentunya juga sangat membutuhkan perasaan cinta itu juga. Semakin banyak perasaan cinta yang anda rasakan dari dan ke dalam diri Anda, semakin banyak kepuasaan yang Anda dapatkan, dan akhirnya kebahagian bukannya hal yang tak sulit untuk diraih. Kebutuhan akan cinta adalah kebutuhan yang sangat penting yang tak boleh dihiraukan.
    Oleh karena itulah, sudah saatnya Anda belajar mencintai diri Anda sendiri. Menerima diri apa adanya dan melakukan apa yang Anda bisa. Itulah implementasi dari andanya perasaan cinta pada diri yang nyata. Krisis perasaan dicintai dan mencintai adalah permasalahan yang berat.
    Mencintai Pekerjaan
    Bentuk dari kehidupan ini mewajibkan bagi penghuninya untuk bekerja, karena hanya dengan bekerjalah seseorang akan mampu mempertahankan hidupnya. Apa yang diinginkan oleh kita, terlepas bagaimana dan apa bentuknya selalu dikemas dengan pekerjaan. Artinya, bekerja adalah alat pembayaran muthlak untuk mendapatkan apa pun. Bekerja disini bukan apa yang sudah kita kenal seperti pekerja-pekerja, ada banyak macam yang lebih luas pengertiannya daripada para pekerja tersebut berikut pekerjaannya.
    Kebutuhan akan apa yang diinginkan, sama juga kebutuhan keinginan terhadap usaha (pekerjaan) yang mengantarkan kepadanya. Dan itu harus benar-benar disadari dan dilandasi dengan cinta. Bukan persoalan cinta monyet, tapi cinta yang tumbuh berkat kesadaran diri akan arti pekerjaan atau usaha. Sehingga, akan menimbulkan keyakinan bahwa pekerjaan tersebut merupakan sebuah kebutuhan. Keyakinan ini harus dipegang dengan teguh.
    Misalnya, belajar adalah hal yang sulit untuk dilakukan. Agar belajar bisa menjadi hal yang dicintai, maka anggaplah belajar sebagai kebutuhan yang harus terpenuhi. Hal tersebut tidak serta merta akan muncul dengan sekejap. Perlu didahului oleh kesadaran diri akan arti belajar, alasan mengapa belajar harus dilakukan memberikan batu loncatan mengapa ia harus begitu dilakukan dengan penuh kecintaan. Ya, yakinlah bahwa belajar adalah begini dan begitu. Dengan keyakinan ini, maka mencintai pekerjaan pun akan tersampaikan.
    Seperti halnya dalam sebuah artikel, proses pekerjaan menjadi hal yang dicintai sama persis dengan struktur dalam artikel. Jika di dalam artikel ada judul, Lead (pembuka), body (isi tulisan), dan ending (penutup). Maka, di dalam pekerjaan pun juga ada demikian. Judulnya adalah pekerjaan berikut alasannya mengapa ia harus dilakukan. Lead atau pembuka dari pekerjaan adalah prasyarat yang harus terpenuhi sebelum pekerjaan itu dilakukan. Yaitu berupa keyakinan diri dan keyakinan bahwa pekerjaan yang dilakukan tidak akan sia-sia. Selanjutnya, adalah isi (body), maka isi dari pekerjaan adalah tidak menunda dan segera melakukan pekerjaan itu. Ya, tidak banyak pikir-pikir ini dan itu. Langsung saja dikerjakan sesuai lead yang telah disebutkan sebelumnya. Dan terakhir adalah penutup, yang berisi saran-saran bagaimana pekerjaan itu agar dapat begini dan begitu, semacam intropeksi diri.

    691 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

    Similar Category Post

    Diterbitkan oleh

    algazel ma'ruf

    Lelaki muda ini pecinta literasi dan dunia da'wah bil kitabah. Essai, opini, artikel adalah bentuk tulisan pujaannya. Filsafat, psikologi dan tasawuf adalah materi yg menarik hatinya.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *