Buanglah Waktu Pada Tempatnya

    Sebenarnya, waktu itu tak kalah lebih pentingnya dibanding dengan uang. Bila anak kos terkesan kere karena kehabisan jatah bulanannya, sebenarnya mereka juga dilanda kehabisan waktunya saat menjelang deadline tugas-tugas dosen. Buktinya, penyakit yang masih menjamur di kalangan besar mahasiswa adalah tugas yang ditunda-tunda, bahkan tak sampai terselesaikan pula.

    Kondisi seperti tentu sangat memprihatinkan diri kita semua selaku mahasiswa penebar perubahan bangsa. Hemat pangkal kaya, ini semboyan yang tak hanya berlaku pada bagaimana menghemat uang, namun juga bagaimana menghemat waktu. Hanya saja, cara pengaplikasian antara keduanya berbeda. Bila uang dihematkan, kalau waktu dialokasikan dan diprioritaskan. Alhasil, semua jenis penundaan terselesaikan, dan tidak terbentrok dengan ini dan itu.
    Cara efektif pertama menabung waktu adalah segera ketahui seberapa banyak waktu yang kamu miliki dikurangi seberapa banyak tugas yang harus kamu selesaikan. Ketidakmengertian kita akan mendaftar tugas-tugas menjadikan pikiran kita meremehkan, “ah… masih banyak waktu, ada besok hari kok”. Harapan dengan mendaftarkan jenis waktu dan tugas akan menyadarkan kita begitu banyak yangharus diselesaikan dan dituntaskan.
    Cara asyik kedua, prioritaskan mana yang penting, bukan yang menarik hati.  Rata-rata, hal yang penting itu lebih mudah untuk ditunda. Sebaliknya, hal yang menarik hati susah banget untuk dilewatkan. Lihat saja, dalam satu waktu kamu memiliki tugas presentasi dari dosen dengan membuat makalah, sementara di waktu bersamaan tim sepak bola kesanganmu sedang bertanding sengit dengan tim lawan. Saya jamin, jika kamu tak menyadari akan penting atau menariknya sesuatu, maka hal yang menarik hati selalu menjadi prioritas utama.
    Ketiga, lakukan sekarang juga. Namanya juga manusia, keinginannya hanya yang berkisar enak dan enak. Budaya hedonism dan pragmatism yang terbentuk oleh lingkungan semakin kuat dan kental. Bila bergantung dengan sikap seperti ini, jangan bermimpi tugas selangit akan terselesaikan dengan mudah. Melakukan tugas yang dideadline rumusnya Cuma satu; lakukan sekarang juga. Jangan pakai hati dan jangan pakai pikiran. Mengingat, dari keduanya kemalasan bersumber. Pikiran terbang ke mana-mana, perasaan tak karuan karena galau sehabis tengkar dengan kambing. Hahahah, memangnya “aku ini apaan nich mas??” jadi, enak tidak enak harus dilakukan sekarang juga.
    Terakhir, dengan memulai seawal dan sesegera mungkin, kamu kan memiliki tabungan waktu. Ketika teman-temanmu pada sibuk semua mendekati hari H, kamu masih bisa menyantaikan diri dengan melakukan aktivitas hoby-kamu. Yuk!! Sudah saatnya membudayakan menabung waktu untuk menikmati kemudian.

    671 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

    Similar Category Post

    Diterbitkan oleh

    algazel ma'ruf

    Lelaki muda ini pecinta literasi dan dunia da'wah bil kitabah. Essai, opini, artikel adalah bentuk tulisan pujaannya. Filsafat, psikologi dan tasawuf adalah materi yg menarik hatinya.

    Satu tanggapan untuk “Buanglah Waktu Pada Tempatnya”

    Tinggalkan Balasan

    Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *