Bergantung

    Tahukan kamu, jembatan yang tak bergantung kepada sisi samping, kepada ikatan yang mengikat dirinya yang akan terjadi, jembatan itu semakin runtuh. Dan akhirnya, masa aktifnya pun tiba. Sehingga, ia sulit untuk membantu seseorang menyebarangi sungai. Bahkan, misalnya saja selat Madura dengan adanya jembatan suramadu.

    Sudahlah, seharusnya kamu menggantungkan diri kepada keyakinan. Sesuatu apa pun jika tak dilandasai kekuatan keyakinan, bisa ditebak ia akan rapuh. Bahkan, saat sepak terjan cobaan datang menghampiri. Menggantungkan nasib diri kepada keyakinan akan memperkuat keyakinan diri itu sendiri. Yakin di sini berarti keseimbangan antara harapan dan kekhawatiran saat terjadi apa-apa.
    Gantungkan keseimbangan tersebut pada dirimu sendiri. Menggantungkan berarti, kamu tak boleh lengah sedikit pun pada apa yang sedang menjadi bahan gantungan. Sedangkan, keyakinan itu sendiri digantungkan kepada disiplin kamu ciptakan dengan semua keinginan terhadap keyakinan itu.
    Dengan begitu, kamu akan melihat dirimu begitu bernilai. Uang memiliki dua sisi yang tak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya. Dirimu dengan keyakinan yang menjadi gantungan dirimu bagai dua mata sisi uang tersebut. “jika kamu tidak yakin, kamu tidak akan mendapatkan banyak manfaat dari apa yang kamu kerjakan.”
    Setelah kamu memahami artinya ‘keyakinan’ bagi dirimu sendiri, kamu juga perlu memahami bahwa arti menunda juga sangat besar dampaknya bagi hal ini. sebagaimana telah dijelaskan pada penjelasan sebelumnya. Kau hanya mempertahankan keyakinan tersebut dengan terus memahami arti pentingnya keyakinan dengan mantap.
    Jangan asal selesai, tapi selesai asal harus benar. Jangan hanya pintar mengawali, tapi juga harus pintar bagaimana mengakhiri. Jangan pintar di awal, tapi tampak tak begitu di akhir perjuangan. Jangan hanya senang memulai suatu pekerjaan, tanpa mau bergantung kepada hasil yang baik.
    Awal yang baik, setengah perjalanan terlampaui. Namun, ia menjadi sangat baik saat diwali dan diakhiri dengan baik pula. Jadi, bergantunglah pada hasil yang baik dengan berproses yang menuju kepada hasil tersebut. Salah satunya adalah dengan keyakinan yang baik pula.
    Jika kamu hanya bergantung kepada awal yang baik, tanpa dengan hasil yang baik. Kamu akan meremehkan usahamu, kamu anggap usahamu akan sia-sia. Sehingga, sulit mengarah kepada hasil yang lebih baik dan lebih maksimal.
    Oleh itu, pungutlah langkah-langkah kecil yang mengantarkan, daripada langkah besar namun tak pernah bisa mendorongmu mencapai ke impian terdekatmu. Jadi, langkah kecil yang bergantung kepada keyakinan penuh, selalu mengalahkan langkah besar tidak pernah digantungkan  kepada keyakinan. Jalan hanya bisa pas-pasan, pas mood semangat bekerjanya, pas dikritik,  malah semakin males untuk mengerjakan sesuatunya.

    Terakhir, jika kamu berhenti membaca ini dan segera mencoba maka kamu terpaksu salah satu orang yang paling beruntung di dunia. Karena, rata-rata pembaca tidak pernah melakukannya, hanya sedikit saja yang benar-benar melakukannya. Sudahlah, percayalah pada proses dan usaha. Yakinlah dengan kepercayaan itu tidak ada yang mustahil di dunia ini. kemustahil ada di tangan-tangan para penunda untuk segera melakukan hal yang terkecil dan termudah. 

    831 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

    Similar Category Post

    Diterbitkan oleh

    algazel ma'ruf

    Lelaki muda ini pecinta literasi dan dunia da'wah bil kitabah. Essai, opini, artikel adalah bentuk tulisan pujaannya. Filsafat, psikologi dan tasawuf adalah materi yg menarik hatinya.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *