Aku lagi sibuk, Jangan diganggu ya!!

    Orang yang tahu betul tentang apa yang segera dilakukan akan bekerja lebih tenang, tanpa tertekan dan menyelesaikan banyak hal. Tidak sekedar ‘asal selesai’. Dan ia, tak perlu harus mengerahkan seluruh tenaganya, jika bisa diselesaikan dengan sedikit atau tanpa tenaga tersebut. 

    Suatu ketika, kamu beri’tikad untuk menyelesaikan sesuatunya secara sempurna. Sayangnya, kamu tidak tahu harus memulai dari mana, dan bagaimana. Karena ketidaktahuan itu, biasanya kamu akan melakukannya dengan asal-asalan. Asal cepat juga selamat. Namun, justru mereka yang memulai tanpa mengetahui apa-apa akan berhasil mendapatkan sesuatunya tak berarti apa-apa.
    Karena usaha yang srabutan, tanpa ada perencanaan yang matang, dan sistematis. Alhasil, bagaimana bisa mendapatkan banyak dengan usaha yang begitu, walau mungkin usaha yang dikerahkan sudah maksimal mungkin. Jadi, kalau kamu belum yakin betul tentang apa yang harus dilakukan segera tinggalkanlah, atau belajarlah agar mengetahui sesuatu tersebut. Jangan sok tahu, karena kesombongan tak akan banyak membantu.
    Bahkan, jika seseorang melakukan tanpa memiliki pondasi yang kuat, berupa pengtahuan. Justru, apa yang dilakukan bukannya mendorong bagi tercapainya impian, melainkan menjadi senjata makan tuan. Ada tukang yang sok tahu bisa perbaiki sepeda onthel, tapi setelah dicoba bukannya tambah baik (baca;diperbaiki). Malahan, semakin rusak. Begitupun para jenderal dengan strategi perangnya, jika tak memiliki strategi, wahbisa mati di medan pertempuran tuh.
    Sok sibuk tapi ga sistematis, jangan dilanjutkan!! Lanjutkan, ya sibuk, ya sistematis melakukan apa pun. Tentu ga mau kan usahamu sia-sia, apalagi menjadi makan tuan. Sekaranglah waktumu untuk mencoba dari hal yang terkecil dan mudah. Bukan memudah-mudahkan apa yang sebenarnya tidak semudah apa yang dibayangkan.
    Orang yang berpengetahuan akan selalu bersikap lemah lembut terhadap caranya ia melakukan sesuatu. Selalu berusaha mengejarkan sesuatunya seolah tanpa ada kerja sama-sekali. Artinya, ada kelembutan yang ia selipkan di antara usaha-usaha yang dikerahkan. Dalam kelembutanlah ia berusaha untuk mengetahui banyak hal, sambil lalu belajar. Bahwa, air yang menetes dengan lembuat mampu menghancurkan kerasnya batu dengan tetesan tersebut.
    Walau pun berpengetahuan banyak  hal yang harus dipersiapkan sebelum melakukan sesuatu. Jangan sampai, perencanaan menghalangi untuk segera mengambil tindakan kecil yang nyata apa adanya. Untuk apa merencanakan, jika tak segera dilaksanakan. Terlalu banyak memikirkan kemungkinan terburuk, selalu membuat langkah terhenti.
    Berlemah-lembutlah kepada diri sendiri, agar bisa belajar lebih. Dalam kelemah-lembuatan ada banyak ketenangan dan kesegaran pemikiran. Dalam ketenangan, seluruh pengetahuan seseorang akan muncul pemikiran sesuai dengan situasi yang dihadapi. Ia keluar hanya saat dibutuhkan, ia berupa kesimpulan-kesimpulan dari segala macam bentuk pengalaman yang pernah dilalui di masa sebelumnya.
    Dari itu, ia bisa memiliki prosedur bertindak begini dan begitu. Ia tidak terlalu kaku menghadapi hal baru, dan tak sungkan-sungkan untuk segera mencobanya. Begini saja, jika kamu melepas pakaian yang dikenakan, bagimanakah cara kamu melepaskannya? Dengan cara kasar, atau pelan-pelan saja? Sudah bisa diterbak, jika tak berhati-hati menanggalkan pakaian, yang akan terjadi pakaian tersebut berisiko sobek dst.

    Maka dari itu, ketahuilah banyak hal, kerjakan dengan berhati-hati dengan penuh ketengan. Dalam ketengan itu, kamu terbantu dengan pengalaman sebelumnya saat dihadapkan dengan masalah yang pelik. Karena, letak pengalaman itu di bagian otak bawah sadar. Bawah sadar ini akan terungkap mencuat menjadi yang tersedar dalam kondisi yang penuh dengan ketenangan dan ketentraman. 

    811 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

    Similar Category Post

    Diterbitkan oleh

    algazel ma'ruf

    Lelaki muda ini pecinta literasi dan dunia da'wah bil kitabah. Essai, opini, artikel adalah bentuk tulisan pujaannya. Filsafat, psikologi dan tasawuf adalah materi yg menarik hatinya.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *